Efektifitas Terapi Musik Klasik dan Murottal Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Autis di Sekolah Khusus Autis Garegeh Bukittinggi Tahun 2016

Silvia Rizka Moniqe

Abstract


Anak autis diartikan sebagai gangguan perkembangan pervasif yang ditandai oleh adanya abnormalitas dan kelainan yang muncul sebelum anak berusia 3 tahun. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sumatera Barat jumlah penderita autis sudah mencapai 374 orang. Hampir semua anak autisme mempunyai keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas terapi musik klasik dan murottal terhadap perkembangan kognitif anak autis di Sekolah Khusus Autis Garegeh Bukittinggi tahun 2016.


Penelitian dilakukan dengan cara observasi di Yayasan Al-ikhlas Bukittinggi pada bulan Februari 2016. Desain Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan menggunakan Two Group Pretest Post Test Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan secara purposive sampling dengan sample 10 orang.


Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan rata-rata perkembangan kognitif pada sebelum terapi musik klasik sebesar 6 dan sesudah terapi musik klasik sebesar 22,2. Pada terapi murottal rata-rata perkembangan kognitif sebelum diintervensi sebesa 6,6 dan sesudah intervensi 26. Hasil uji bivariat membuktikan ada perbedaan efektifitas terapi musik klasik dan terapi murotal terhadap perkembangan kognitif anak autis dengan p-value 0.006.


Kesimpulan dari penelitian didapatkan ada perbedaan antara terapi musik klasik dengan murottal terhadap perkembangan kognitif pada anak autis. Diharapkan kepada pihak petugas sekolah autis secara rutin melaksanakan terapi murrotal sebagai salah satu intervensi keperawatan terhadap perkembangan kognitif anak autis.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.